Beberapa Wilayah Indonesia Terapkan Local Lockdown

Sejak diumumkannya kasus pertama pada tanggal 2 Maret 2020 telah tercatat 1.155 kasus virus covid-19 di indonesia dengan 102 pasien meninggal dan 59 pasien lainnya sembuh. Berbagai upaya pun di lakukan oleh pemerintah dari pusat ataupun daerah berupaya untuk memberhentikan penyebaran virus covid-19 di indonesia. Dari jumlah kasus yang semakin hari semakin bertambah membuat beberapa daerah di indonesia menerapkan kebijakan local lockdwon. Berikut adalah daftar daerah yang menerapkan local lockdown :

  • Tegal

Wali kota tegal Dedy Yon Supriyono membuat keputusan dengan memberlakukan local lockdowon selama 4 bulan dengan menutup akses masuk. Kebijakan ini diberlakukan pada tanggal 30 Maret 2020 hingga 30 Juli 2020. Dedy berakta ” Warga harus paham dengan kebijakan yang saya ambil karena jika boleh memilih, lebih baik dibenci semua warga daripada harus melihat maut menjemput mereka”.

Dedy meminta kepada warga yang sedang merantau untuk tidak pulang mudik ke kampung halaman tahun ini dan pemerintah tegal juga menyiapkan anggaran bencana sebanyak 2 Miliar yang akan di berikan untuk warga miskin yang terdampak.

  • Tasikmalaya

Wali kota Budi Budiman di tasikmalaya juga mengambil tindakan yang sama dengan local lockdown wilayahnya begitu di daerahnya muncul 5 kasus covid-19 positif. Local lockdown ini di mulai pada tanggal 31 Maret 2020 besok hari. Budi menjelaskan “setelah 5 orang positif corona di tasikmalaya, kami dengan tim gugus langsung memberlakukan karantina wilayah atau local lockdown yang di mulai dari 31 Maret 2020 besok”.

Seluruh angkutan umum atau berbagai transportasi akan di larang masuk ke wilayah kota tasikmalaya. Pihak dari Budi akan membentuk pos penjaga pada setiap akses masuk dalam kota. Pos itu nantinya di isi oleh tim gabungan TNI, Polri, dan aparatur pemerintah daerah.

  • Papua

Papua sudah terlebih dahulu melalukan penutupan pintu masuk utamanya di Bandara Sentani pada tanggal 26 Maret 2020 sampai 9 April 2020 dan kebijakan ini di putuskan bersama antara Forkompinda Provinsi Papua dengan walikota se-Papua dan bupati.

Kapolres Jayapura mengatakan ” Bandara akan di tutup hingga 9 april dengan pengecualian terhadap angkutan barang logistik, pengangkutan pasien yang emergency, sampel swab beberapa dapat di khususkan”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *